laman

Senin, 12 November 2012

Keistimewaan Air Raksa dan Alkohol pada Termometer


Termometer adalah alat untuk mengukur suhu. Suhu sendiri berarti derajat panas suatu benda. Istilah termometer berasal dari kata term yang berarti panas dan meter yang berarti ukuran. Zat yang digunakan dalam termometer bisa berupa air raksa atau pun alkohol karena kedua zat ini mudah memuai atau menyusut dengan adanya perubahan suhu.

termometer maksimum (atas) menggunakan air raksa dan termometer minimum (bawah) menggunakan alkohol
sumber gambar: reec.nsw.edu.au




Pemilihan air raksa sebagai zat yang digunakan dalam termometer karena air raksa memiliki beberapa keistimewaan yakni :
  1. Air raksa mengkilap sehingga mudah dilihat
  2. Air raksa mampu menyerap panas dengan cepat dari benda yang sedang diukur
  3. Air raksa memiliki titik beku yang rendah yaitu -390 C dan titik didih yang tinggi yakni 3570 C. Oleh karenanya, air raksa dapat digunakan untuk mengukur berbagai suhu baik rendah maupun tinggi
  4. Air raksa tidak membasahi dinding tabung sehingga hasil pengukurannya lebih akurat
  5. Air raksa dapat memuai secara teratur
Adapun keistimewaan alkohol yakni :
  1. Alkohol cepat mengambil kalor dari suatu benda yang diukur walaupun tidak secepat air raksa
  2. Alkohol dapat digunakan untuk mengukur suhu yang rendah sebab mempunyai titik beku -1440 C
  3. Alkohol mengalami pemuaian yang teratur sesuai kenaikan suhu benda yang diukur
Di antara kedua zat tersebut di atas, termometer dengan air raksa lebih sering digunakan dibanding termometer alkohol untuk mengukur suhu dengan ketelitian yang tinggi. Hal ini karena ada beberapa kekurangan yang dimiliki oleh zat alkohol antara lain :
  1. Alkohol mempunyai titik didih yang rendah yakni sekitar 780 C sehingga tidak baik untuk mengukur suhu yang tinggi
  2. Alkohol dapat membasahi dinding tabung
  3. Alkohol tidak berwarna sehingga perlu diwarnai agar hasil pengukuran dapat terbaca
·     (dari berbagai sumber)
·        

5 komentar:

  1. Jasa Penulis Artikel jual kardus bekas terdekat Setiap kontraktor atau mitra usaha melakukan kegiatan penambangan berdasarkan perencanaan yang diberikan oleh perusahaan dengan memberikan peta cadangan yang telah dilakukan pemboran untuk mengetahui kekayaan dari cadangan tersebut dan mengarahkan agar sesuai dengan pedoman atau prosedur pengelolaan lingkungan hidup dan keselamatan kerja di lapangan. Hasil produksi dari mitra usaha dibeli oleh perusahaan sesuai harga yang telah disepakati dalam Surat Perjanjian Kerja Sama.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...