laman

Minggu, 02 September 2012

Reaksi Nuklir


ledakan bom nuklir
gambar: rakbarnugroho1.blogspot.com
Reaksi nuklir mengubah suatu unsur menjadi unsur lainnya, melepaskan energi dalam jumlah yang sangat besar dalam prosesnya. Para kimiawan mempelajari bagaimana mengendalikan reaksi nuklir secara aman sehingga dapat digunakan untuk menciptakan energi.

Reaksi nuklir adalah reaksi yang melibatkan partikel-partikel di dalam inti sebuah atom. Semua reaksi kimia hanya melibatkan elektron-elektron di dalam ruang yang mengelilingi inti. Tidak satu pun yang mempengaruhi inti itu sendiri. Reaksi nuklir berbeda karena mengubah suatu unsur menjadi unsur lainnya dengan mengubah jumlah proton di dalam inti atom tersebut.

Reaksi nuklir melibatkan serangkaian unsur yang disebut oleh para kimiawan sebagai unsur radioaktif. Unsur-unsur radioaktif memiliki atom-atom tidak stabil. Inti atom-atom ini sering pecah, terutama ketika bertumbukan dengan partikel lainnya, seperti neutron. Unsur-unsur dengan 83 proton atau lebih di dalam inti sangat radioaktif.

Hasilnya adalah ketidakstabilan karena begitu banyak proton yang terkemas di dalam inti. Proton bermuatan positif sehingga secara terus-menerus saling menolak. Alasan mengapa proton-proton tersebut tidak terbang saling terpisah adalah adanya gaya yang lebih kuat yang menyatukan proton dan neutron. Gaya ini yang disebut gaya nuklir kuat, hanya bekerja pada jarak yang sangat kecil. Gaya ini tidak berpengaruh di luar inti. Di dalam inti sebuah atom yang tidak stabil, gaya kuat tersebut tidak cukup kuat untuk menyatukan partikel-partikel tersebut. Akhirnya, inti mulai pecah atau meluruh. Peluruhan radioaktif terjadi ketika inti memancarkan partikel-partikel kecil. Partikel-partikel ini juga sering disebut radiasi. 


Radiasi nuklir membakar kulit dengan cara yang sama seperti cahaya matahari membakar kulit. Di dalam tubuh, radiasi lebih berbahaya. Radiasi menghancurkan isi sel sehingga sel tidak dapat lagi berfungsi dengan baik. Radiasi dapat merusak DNA sel yang menyebabkan sel bekerja dengan cara yang salah. DNA singkatan dari deoxyribonucleic acid (asam deoksiribonukleat) yang merupakan molekul berisi informasi yang dibutuhkan untuk mengatur sel hidup. DNA yang rusak menyebabkan penyakit. Misal, sel mungkin mulai tumbuh dengan sangat cepat dan mejadi tumor kanker.

reaktor nuklir
gambar: citizenjurnalism.com
Kebocoran radiasi menjadi perhatian besar ketika membangun pembangkit listrik tenaga nuklir. Jika terjadi sesuatu pada pembangkit listrik tenaga nuklir, radiasi dapat terlepas ke udara dan membahayakan makhluk hidup di wilayah tersebut. Misal, pada tahun 1986, sebuah ledakan di reaktor nuklir di Chernobyl, Ukraina, menyebarkan radiasi ke lebih dari 200.000 rumah penduduk. Semua penduduk tersebut harus dievakuasi.

Perhatian utama lainnya pada pembangkit listrik tenaga nuklir adalah limbah radioktif yang dihasilkannya. Reaksi nuklir berlanjut pada limbah radioaktif ini dan dapat terus memancarkan sejumlah radiasi berbahaya selama 10.000 tahun atau lebih. Limbah tersebut harus tersimpan selama itu. Meskipun prihatin terhadap keselamatan dan biaya penyimpanan limbah, pembangkit nuklir menghasilkan lebih sedikit pencemaran daripada meteode lainnya.

Sumber : materi kimia! Volume 3 reaksi kimia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...